Pramuka SMA Negeri 1 Rembang adakan Kemah Bhakti Masyarakat

Awali 2018 dengan Sukseknya Kemah Bakti Masyarakat

REMBANG– Ambalan Kamajaya Kamaratih Gugus Depan 10.125-10.126 berpangkalan pada SMA Negeri 1 Rembang,Minggu (7/1) Siang berhasil sukseskan kegiatan tahunan KBM (Kemah Bakti Masyarakat) 2017 yang dilaksanakan pada awal tahun 2018 di Dukuh Wuni, Desa Kajar. KBM kali ini mengangkat tema “Melalui Pramuka Wujudkan Masyarakat Indonesia Kerja bersama” dilaksanakan 3 hari 2 malam mulai dari Jumat (5/1) hingga Minggu siang.

Nonton Bareng

Endah Puspita Santi, Pembina pramuka SMA Negeri 1 Rembang menyampaikan, bahwa sejarahnya, kemah bakti masyarakat merupakan bentuk kegiatan perkemahan yang menyatu dengan masyarakat. Di dalamnya, seluruh panitia dan peserta akan dilatih berkegiatan sosial dan kerja sama.

Pengundian hadiah setelah Jalan Sehat

“Kembali pada awal kesepakatan. Kita berawal di organisasi pramuka ini dari keikhlasan. Maka, sudah barang tentu kita melaksanakan kegiatan dengan penuh rasa ikhlas. Dan tak lupa, usaha tidak akan menghianati hasil. Kegiatan terbayar dengan senyum dan tangis bahagia masyarakat,” paparnya.

Kunjungan dari Team Pembina OSIS

Salah satu anggota sekbid perkap, Anggoro Bayu Aji (16) mengatakan bahwa lelahnya mempersiapkan barang-barang yang jumlahnya lumayan banyak untuk KBM tidak terasa karena dinikmati dan dilakukan bersama-sama.

“Kami mempersiapkan KBM kemarin tentu rasanya capek, apalagi disaat liburan yang seharusnya bersantai dengan keluarga. Pas KBM itu sendiri, kami cukup dibuat ribet ketika pada hari pertama sampai di TKP. Disitu, kami harus mempersiapkan lampu yang ada di enam kelas, lampu tembak, memasang enam bendera di lapangan, dan memasang layar untuk nobar. Itulah yang paling ribet. Tapi, semua itu hilang berkat kebersamaan kerja dan jiwa korsa dalam pramuka. Jadi, saya bangga bisa bergabung dalam organisasi ini,”ungkapnya.

Berbagai kegiatan disusun dan dikonsep semata-mata hanya untuk masyarakat. Sebelumnya, sudah dilakukan tiga kali survei TKP. Lalu, di hari H pertama  (malam), panitia KBM mengajak masyarakat untuk nobar (Nonton Bareng) film “Tanah Surga Katanya” yang dbuka dengan pemotongan tumpeng dan diakhiri dengan bagi-bagi doorprize alat tulis. Berlanjut ke hari berikutnya, cukup bisa dibilang padat karena memang pagi sekali panitia mengajak warga untuk jalan santai dilanjut bagi-bagi doorprize lumayan banyak. Agak siang, ada kegiatan mengajar untuk anak-anak SD sebagai tanggung jawab atas pemenuhan hak belajar mereka. Dianjut dengan bazar sembako, pakaian, dan alat tulis. Dijual dengan harga sangat murah dan ludes sebelum selesai waktunya. Setelah beberapa jam break, panitia menyiapkan segala sesuatu untuk pengajian. Selesai pengajian, merupakan saatnya bagi ibu-ibu disana untuk unjuk bakat memasak. Lomba masak nasi goreng berlangsung meriah. Baru malamnya,  ada acara besar “The KBM Night” yang berisi pentas seni,superdeal, dan golden memories. Di hari ketiga dan yang terakhir, kegiatan-kegiatannya adalah senam sehat, bersih desa bersama masyarakat,, lomba anak-anak, dan diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan secara simbolis dan perpisahan bersama masyarakat. Tidak disangka, semua menangis, mulai dari panitia, peserta, maupun masyarakat, serta anak-anak Dukuh Wuni.

Kunto Aji (15) yang merupakan peserta KBM dari kelas X, memaparkan bahwa jalannya KBM cukup lancar, walaupun ada beberapa kendala, namun dapat teratasi. Menurutnya, kegiatan KBM ini sangat berada di luar ekspektasinya, bahwa dikiranya dia akan kurang aktif, namun kegiatan social yang satu ini membuatnya menjadi mudah bergaul, menambah banyak teman, dan pengalaman.

Kunto juga menambahkan,” Kegiatan paling berkesan itu waktu The KBM Night soalnya bukan cuma seneng yang ada,juga hebohnya yang luar biasa mengandung haru. Memang, ada kendala berupa hujan tiba-tiba. Namun, dengan cekatan panitia mengkondisikannya dengan baik. Ya, InsyaAllah semua itu bisa dijadikan pelajaran berharga untuk kedepannya bagi ambalan”.

Dengan suksesnya kegiatan KBM (Kemah Bakti Masyarakat), diharap dapat meningkatkan jiwa empati sosial pada masing-masing anggota ambalan . Disini pun, terdapat perlajaran yang sangat berharga akan pentingnya koordinasi, komunikasi, dan kerja tim. Denga kesadaran seperti itu, diharap dapat membuat ambalan kamajaya-kamaratih SMA Negeri 1 Rembang semakin baik kedepannya, untuk kegiatan serupa ataupun lainnya.

2 Comments on “Pramuka SMA Negeri 1 Rembang adakan Kemah Bhakti Masyarakat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *